Jumat, 15 Oktober 2010

Tugas 2


1. Bisnis pulsa, mengapa memilih bisnis pulsa?
    Mengapa?
Mari kita amati dengan seksama di sekeliling kita....
Setiap orang, tidak peduli itu kaya atau miskin, 95% dari mereka pasti mempunyai handphone (hp), karena hp tidak saja untuk sebuah prestige tetapi juga dipandang sebagai alat komunikasi yang paling praktis dimana setiap orang dapat berhubungan dengan siapa saja, dimana saja dan kapanpun...dengan syarat ia mempunyai pulsa.
Sekarang coba kita amati para operator pulsa....
Merekapun tidak mau melepaskan moment ini dengan tetap berusaha mempunyai konsumen sebanyak-banyaknya dengan berbagai macam promosi yang menggiurkan, baik itu biaya menelpon yang murah ataupun gratisan sms.
Sampai disini sayapun berpikir untuk terjun dalam bisnis pulsa, karena menurut saya, biarpun sudah banyak counter-counter yang berjualan, tapi tidak penah ada kata terlambat, karena pulsa sekarang sudah seperti kebutuhan primer yang selalu dicari orang, menyaingi bensin yang sekarang harganya makin gila-gilaan.
Nah, seperti kebanyakan orang pada umumnya, modal yang saya milikipun terbatas. Sedangkan saya menginginkan dengan modal saya yang seadanya, saya dapat menjalankan bisnis pulsa dengan lancar tanpa adanya ganguan, meliputi semua operator, dimanapun dan kapanpun baik siang maupun malam.
Dari hasil tanya kanan kiri, cek iklan di koran-koran, mengunjungi agen-agen pulsa, dan mencari informasi melalui internet. Saya bertambah yakin bahwa bisnis pulsa memang sangat menguntungkan dan menjanjikan untuk saya.
Tapi ternyata apapun bisnisnya, pasti selalu ada kendalanya, demikian pula dengan yang saya alami. Pertama saya memakai banyak chip dari tiap-tiap operator dengan tujuan kelancaran transaksi, tapi ternyata sangat tidak praktis karena saya harus berganti-ganti kartu untuk operator yang berbeda, belum lagi untuk saldo yang diperlukan tiap kartu....yang tentu saja membutuhkan modal tidak sedikit. Yang kedua, saya memutuskan untuk beralih menggunakan 1 chip untuk semua operator, inipun tetap ada kendala, ternyata tidak semua layanan menggunakan server yang aktif / menyala terus selama 24 jam, banyak server yang ketika tengah malam malah dimatikan dengan tujuan agar server awet.
Akhirnya saya menemukan Pulsa-24, suatu engine yang menggunakan 1 chip untuk semua operatortransaksi dan selalu aktif selama 24 jam non stop. dengan layanan customer service cepat dan tanggap setiap saat dan yang paling penting adalah server yang sangat cepat dalam hal
Hanya pembelian saldo awal sebesar Rp. 100.000, saya sudah dapat menjalankan suatu model bisnis yang sesuai dengan harapan saya.
Dalam waktu yang bisa dikatan singkat semenjak saya mendaftar di Pulsa-24, selain balik modal, saya mendapat keuntungan bersih 50% dari modal yang saya tanam secara keseluruhan dari awal saya menggeluti bisnis pulsa ini. Sehingga bisnis pulsa yang saya jalankan berjalan sesuai dengan apa yang saya harapkan dan semakin berkembang.

(sumber : http://pulsa-24.blogspot.com/2008/08/mengapa-memilih-bisnis-pulsa.html#more)

2. Bisnis distro
Distro (singkatan dari Distribution Outlet) untuk produk pakaian memang bisnis yang sedang marak. Ada banyak jenis Distro, yang skalanya sangat kecil, yang mirip dengan pedagang kaki-lima, hingga Distro yang berskala besar, punya tim disainer sendiri, rumah produksi sendiri sekaligus toko yang terletak di daerah yang strategis.
Bagaimana agar tetap survive di bisnis ini, bahkan menjadi serius seperti halnya bisnis lainnya? Pertama-tama yang harus Anda benahi adalah manajemennya. Jika ingin menjadi besar, jangan lagi mengandalkan manajemen dan pembukuan ala kadarnya, ala pertemanan, saling percaya, dll. Perencanaan bisnis juga harus dirubah, dari yang bersifat ‘go with the flow, tiap hari strategi bisa berubah, menjadi perencanaan bisnis yang solid dan ditentukan secara seksama jangka panjang. Untuk bisa maju, harus dipikirkan secara professional, ke arah mana bisnis Distro Anda akan dikembangkan. Beberapa pekerjaan rumah Anda antara lain:
- Lakukan penelitian ulang terhadap bisnis Anda saat ini. Sudah sampai pada tahap manakah Anda melangkah ? Sudah berhasilkah Anda selama ini? Jika sudah berhasil, apa key success factors-nya? Jika belum, apa hambatannya?
- Bagaimana sebaiknya langkah ke depannya? Apakah sasaran target pembelinya sudah tepat? Apakah positioning Distro Anda di benak target pembeli sudah sama dengan yang Anda harapkan? – Jika Anda ingin mengadakan perubahan, apakah itu sebuah perubahan besar atau hanya sekedar perbaikan dari strategi yang sudah dilaksanakan sekarang? Anda perlu jawab beberapa pertanyaan berikut ini:
- Sudah terkenalkah nama Distro Anda? Apakah namanya mudah diingat dan cocok dengan tema style atau disain yang dijual? Perlukah dilakukan re-branding atau memberikan nama baru pada Distro?
- Apakah sudah cukup puas dengan hanya mendisain saja pakaian-pakaian tersebut, tanpa mempunyai tim produksi sendiri? Sanggupkah secara manajemen Anda menangani ekpansi ke produksi?
- Apakah selama ini disain yang digunakan adalah disain ‘bajakan’ alias mencontoh disain brand yang sudah mapan, ataukah disain original hasil kreasi teman-teman sendiri? Apakah disain original Anda sudah mendapat tempat tersendiri di pasar?

- Apakah lokasi yang sekarang digunakan sudah cukup strategis dan memadai?
- Bagaimana selama ini promosi yang sudah dilakukan? Sudah optimalkah? Apakah sudah dipikirkan bagaimana membesarkan brand melalui promosi WOM/ word-of-mouth communication atau promosi dari mulut ke mulut? Menurut pendapat saya, bisnis pakaian jadi akan selalu punya tempat tersendiri. Kita amati sendiri beberapa tahun terakhir ini. Tampaknya bisnis Distro atau factory outlet atau apapun namanya, masih saja digemari konsumen. Mungkin yang berubah adalah jenis produk yang ditawarkan, jenis displaynya, jenis disainnya, dll. Tetapi secara prinsip, bisnis pakaian jadi akan selalu menjanjikan. Jadi lanjutkan berusaha di bisnis ini – keep going!

(sumber : http://cannizaro.wordpress.com/2007/01/15/memulai-usaha-distro/)

3. Bisnis alat musik
Dunia hiburan di Indonesia dari tahun ke tahun semakin berkembang. Hal itu berdampak terhadap penjualan alat musik. Jika dulu penjualannya lesu, kini bisnis alat musik justru menjadi prospek yang menjanjikan.
Seperti diungkapkan Yoga Purnama, sales counter Waroeng Music, salah satu toko alat musik di Tasikmalaya. Menurutnya, dua tahun terakhir ini, penjualan alat musik sedang bagus.
“Banyaknya band-band baru yang bermunculan membuat pasar musik di Indonesia semakin ramai. Atmosfer bermusik pun tak hanya sebatas di ibu kota, anak muda di daerah pun mulai senang bermain musik dan membentuk band. Sehingga penjualan alat musik di daerah pun ikut naik,” jelas Yoga kepada Radar di standnya di Tasik Festival 2010.
Dulu, kata dia, di wilayah Tasik penyedia alat musik masih sedikit, sehingga konsumen terkadang bingung harus membeli alat musik dimana. Pada akhirnya banyak di antara mereka yang membeli alat musik di luar kota, seperti di Bandung.
“Dari sanalah, Waroeng Music mulai berani menjual alat-alat musik berkualitas dengan harga yang cenderung murah. Hasilnya ternyata tak mengecewakan, penjualan selalu naik tiap bulannya,” katanya.
Selain harga murah, Waroeng Music yang ada di Jl Paseh No 266 ini pun unggul dalam penyediaan alat musik yang lengkap. Mulai gitar, piano hingga drum. Konsumen tinggal memilih alat musik yang dibutuhkan. “Alat musik yang kami jual ada yang lokal dan impor,” jelasnya.
Selain menjual per piece, Warung Music pun melayani pemesanan paket alat band lengkap dengan harga per paket sekitar Rp 10 juta. “Yang pesan paket alat musik ini cukup banyak, karena di Tasik banyak band baru dan pengusaha yang membuka studio musik baru,” tegasnya.
Kata Yoga, alat musik yang saat ini paling laku adalah gitar, dan di tokonya disediakan gitar akustik maupun elektrik berbagai model menarik. “Untuk desain modelnya, kami menyediakannya dalam berbagai gambar. Bahkan konsumen pun bisa memilih modelnya sesuai dengan keinginan,” ucapnya.
Untuk harga gitar akustik, kata Yoga, mulai Rp 140 ribu. Sedangkan gitar elektrik mulai Rp 600 ribuan. Harga tersebut hanya berlaku saat pameran. 
(sumber : http://www.radartasikmalaya.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4284:bisnis-alat-musik-menjanjikan&catid=28:current-users&Itemid=192)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar