Rabu, 16 November 2011

Informasi Akuntansi

Informasi akuntansi yang berkualitas harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Perbandingan Antara Manfaat dan Biaya
Pertimbangan utamanya adalah bahwa manfaat laporan akuntansi paling tidak harus sama dengan biaya untuk membuat laporan tersebut. Biaya sebuah laporan akuntansi tidak boleh lebih besar daripada manfaat yang bisa diterima oleh pemaikai informasi tersebut.
2. Dapat Dimengerti
Informasi dapat dimengerti oleh pemakai karena dinyatakan dalam bentuk dan denga istilah yanf disesuaikan dengan bats pengertian atau pengetahuan pemakai.
3. Relevan
Agar informasi relevan, maka dipilih metide-metode pengukuran dan pelapiran akuntansi keuangan yang akan membantu para pemakai dalam pengambilan keputusan yang memerlukan penggunaan data akuntansi.
4. Dapat Dipercaya
Suatu informasi akuntansi yang dapat dipercaya tergantung pada tiga hal, yaitu dapat diuji, netral dan menyajikan yang seharusnya.
a. Dapat diuji
b. Netral
c. Menyajikan yang seharusnya
5. Nilai Prediksi
Informasi tentang keadaan keuangan masa sekarang atau kinerja masa lalu bisa memiliki nilai prediksi. Artinya, dapat dihunakan sebafai dasar memprediksi masa depan.
6. Feedback (Umpan Balik)
Umpan balik dapat berupa prediksi, pembenaran, atau penolakan terhadap perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
7. Tepat Waktu
Informasi harus disampaikan sedini munkin agar dapat digunakan sebagai dasar untuk membantu dalam pengambilan keputusan-keputusan perusahaan dan untuk menghindari tertundanya pengambilan keputusan.
8. Dapat Dibandingkan atau Konsisten
Dapat dibandingkan dimaksud agar laporan keuangan dapat lebih mudah mengetahui persamaan dan perbedaan di antara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan. Dengan prosedur dan prinsip yang sama, perbedaan antara dua perusahaan sejenis akan disebabkan oleh keadaan ekonomis perusahaan yang bersangkutan, bukan oleh perbedaan dalam aplikasi prinsip dan prosedur akuntansi.
9. Materiality (Cukup Berarti)
Tuntutan prinsip-prinsip akuntansi bisa diabaikan jika suatu laporang keuangan dianggap penting bagi pemakai laporan keuangan tersebut. Jadi, tuntutan prinsip akuntansi bisa diabaikan selama tidak mentebabkan kekelituan atau kesalahan lapiran yang mempengaruhi kepitisan/penilaian pembaca laporan.

3 komentar:

  1. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii :)

    BalasHapus
  2. thanks materinya. . .semga dgn membca ini pengetahuan saya tentang dunia akuntasi akan semakin luas!

    BalasHapus
  3. ini kok ga ada sumbernya dari mana ya ? apakah benar2 HASIL pemikiran saudara . hehehehhe

    BalasHapus